Situs Judi Resmi 1 User ID Untuk Semua Game: Live Casino, Bola, Poker & Slots

Menikmati Alunan Musik Melayu di Pantai Ancol

By: Agen QiuQiu Poker Capsa

Jakarta – Satu lagi festival musik bercampur dengan akar budaya melayu yang digelar di Jakarta. Acara bertajuk ‘Jakarta Melayu Festival’ 2016 itu menyuguhkan tembang-tembang melayu yang membuat ratusan orang berdendang serta berdansa di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (20/8).

Tepat pukul 20.00 WIB, festival yang memasuki tahun ke-5 ini dimulai dengan tembakan kembang api ke langit cerah di pinggir pantai. Tatanan meja berkonsep gala dinner pun tersusun rapih untuk memanjakan para penonton yang mayoritas pria maupun wanita paruh baya.

Desiran angin pantai dan pasir putih membuat para pengunjung yang berada di area ‘Jakarta Melayu Festival’ merasakan suasana syahdu. Meskipun tatanan lampu serta panggung begitu sederhana tidak mengurangi kemeriahan. Hadir para tamu istimewa seperti Dubes Malaysia untuk Indonesia, Dato Seri Zahrain Mohamed Hashim dan Anies Baswedan berada ditempat VIP yang sudah disediakan oleh pihak penyelenggara. Penyanyi melayu, Dharmansyah memulai dengan tembang ‘Lancang Kuning.’

Tak sedikit pun para penonton bergegas dari tempat duduk untuk berjoget ala Melayu Tempo dulu. Dengan gerakan kaki serta tepukan tangan, suasana gembira begitu terasa bagi yang hadir. Penari latar yang menemani penyanyi, mengenakan pakaian khas Melayu dengan warna mencolok.

“Assalamualaikum… Apa kabar semuanya? Alhamdulillah, ‘Lancang Kuning’ sudah masuk kita semua sudah senang bisa berkumpul ditempat yang bahagia ini,” buka Dharmansyah yang disambut tepuk tangan penonton.

Tak lama kemudian, Dharmansyah mengundang salah satu jebolan pencari bakat musik dangdut tanah air, Niken KDI. Masih bertepatan dengan hari HUT Kemerdekaan RI yang ke 71 tahun, Niken mengajak bersorak merdeka. Setelah itu, dia sedikit berpantun.

“Ada satu pantun, di dalam hutan terdapat musang, kenapa ada kebiri, sudah lama adek melajang kenapa adek dibiarkan sendiri,” ucap Niken memancing respons penonton.

Suasana makin meriah ketika dia melantunkan tembang ‘Perawan dan Bujang’ dengan bersama Dharmansyah. Tentunya, Niken menyanyi dengan cengkok Melayu yang khas.

Setelah itu Kiki Amira datang membawakan ‘Surga Cinta’ sebelum hadir penyanyi yang paling ditunggu, Iyeth Bustami. Iyeth mengawali penampilannya dengan lagu ‘Sabda Cinta’ , dilanjutkan dengan ‘Laksamana Raja Di Laut’ yang begitu populer. Lagu itu dibawakan duet bersama Kiki Amira.”Banyak orang di sini tapi sikit selalu orang yang sambut,” sapa Iyeth Bustami disambut tawa oleh penonton.

“Nampak-nampak wajah di sini bukan orang Melayu, memang kita tahu semua musik melayu milik bersama dan semua kesenian tradisional kami menghadirkan berbagai macam lagu Melayu. Mudah-mudahan dengan acara ini kita bisa merapatkan silaturahmi,” tambahnya.

Usai mendengar suara merdu Iyeth Bustami, penonton pun diajak untuk berjoget sesuka hati ala melayu dengan tembang ‘Rentak 106’ yang begitu populer pada masanya. Penyanyi Dharmansyah kembali mengambil alih panggung dengan lagu ‘Madu 3’.

Musisi seperti Butong, Tom Salmin, Fahad Munif serta Hendri Lamiri dengan kelihaiannya menggesek alat musik biola, turut meramaikan festival yang digelar hampir 4,5 jam ini. Sebagai penutup, grup musik melayu asal negeri Jiran, Malaysia, Amigos Band sukses menghibur para pengunjung.

Personel Amigos Band mengenakan pakaian khas Melayu dengan warna biru yang menyala. Tembang seperti ‘Renungkanlah’, ‘Timang-Timang Anakku Sayang’, ‘Anak Medan’ dan ‘Bunga Seroja’ menjadi andalan mereka menghibur penonton pada malam yang syahdu di Pantai Ancol.
(mah/ich)

Back to Top